Cari

BERANDA > BERITA INDUSTRI SYARIAH


  • Rabu, 12 Januari 2011

    Republika Online.com - Rabu, 12 Januari 2011, 17:42 WIB

    JAKARTA- Pembiayaan ekspor dengan asas syariah dianggap sebagai alternatif yang paling signifikan bagi pertumbuhan eksportir di Indonesia. Hal ini diutarakan sejumlah tokoh dalam Seminar Bulanan Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Rabu (12/1).


    "Ekonomi syariah bisa diaplikasikan untuk beragam sektor usaha, baik itu usaha menengah, kecil dan ekspor. Jadi ini bisa dipakai apalagi untuk pembiayaan ekspor," kata pengamat ekonomi syariah sekaligus anggota Komite Ekonomi Nasional (KMN), Muhamad Syafii Antonio.


    Diutarakannya pembiayaan eksport nasional bisa dilakukan untuk empat hal, mulai dari pembiayaan, penjamin, asuransi dan reasuransi serta jasa konsultasi.


    Hal ini bisa dilakukan dengan tiga kelompok akad, yakni pembiayaan modal kerja ekspor dengan akad musyarakah, mudharabah dan murabahah, serta pembayaran investasi atau refinancing dan pembiayaan project financing dengan akad murabahah, mudharabah, musyarakah dan musyarakah mutanaqishah.


    Selain itu, ia mengungkapkan untuk kerja sama pembiayaan, bank syariah tak hanya bisa bermitra dengan eksportir tapi juga pemasok barang ekspor, yang kebanyakan di dominasi oleh Unit Usaha Kecil (UKM).


    Ada tiga model, yang bisa digunakan, yakni linkage program dengan nasabah korporasi syariah (pembiayaan piutang dagang) dan piutang syariah, pembiayaan bersama (joint venture) antara bank syariah dengan piutang syariah, dan pembiayaan bersama antara dua bank syariah dengan musyarakah mutanaqisah.



   
Lowongan Pekerjaan di Cabang Pluit
 
Lowongan Pekerjaan di Cabang Pancoran
 
Lowongan Pekerjaan di Cabang Malang
 
Lowongan Kerja MODP Spesialis IT (MODP IT)
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
 
 

KLARIFIKASI KERJASAMA (ANTI FRAUD) 2013      PROMO SUBSIDI BELANJA 20%      Efektif per 1 Maret 2013 biaya kartu Shar-e Gold Debit adalah Rp 2.500,- per bulan. Info hubungi SalaMuamalat (021) 500016      Project Falah-Proposed Announcement      Bank Muamalat Targets Higher Fee-Based Income      Bank Muamalat Receives IDR328 Billion Funding from SMF      Sarana Multigriya distributes IDR328 billion to Bank Muamalat      Bank Muamalat to diversify credit distribution      Bank Muamalat Readies for Rp 1.5t Islamic Bond Sale      Bank Muamalat Issues Subordinated Sukuk Worth IDR 1.5 Trillion      Muamalatís sukuk set to be launched      Bank Muamalat shareholders to absorb IDR800 billion subordinated bonds      SHARIA BANKING: Q1, Bank Muamalat pockets IDR86.9 billion net profit