Cari

BERANDA > BERITA INDUSTRI SYARIAH


  • Selasa, 27 Desember 2011

    Republika.co.id - Selasa, 27 Desember 2011 11:05 WIB

    JAKARTA---Bank Indonesia akan mendorong lahirnya produk pembiayaan tanpa agunan (KTA) di bank syariah. Pembiayaan tanpa agunan ini diarahkan untuk usaha mikro yang produktif.

    Untuk mendorong produk tersebut, BI telah melakukan pembicaraan dengan Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI). Salah satu pertimbangan untuk mendorong lahirnya produk pembiayaan tersebut mengingat ketiadaan agunan di usaha mikro.

    “Sekarang, orang (butuh uang) untuk kerja tapi dimintai agunan bagaimana? Bank syariah concern tidak kepada mikro ini. Karena itu kita pertimbangkan, “ ujar Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI, Mulya Effendi Siregar, Selasa (27/12).

    Pembiayaan tanpa agunan di bank syariah, menurut Mulya, berbeda dengan KTA di bank konvensional. Jika KTA bank konvensional diberikan untuk pembiayaan konsumer, maka bank syariah akan diarahkan ke usaha mikro produktif.

    Plafon pembiayaan tanpa agunan di bank syariah akan dibatasi. Akad pembiayaan itu dapat memakai murabahah atau mudharabah. “Kalau untuk modal kerja bisa pakai mudharabah, kalau untuk kebutuhan barang bisa pakai murabahah,” terang Mulya.

    Dalam pembahasan produk pembiayaan tanpa agunan di bank syariah dengan DSN-MUI, Mulya mengatakan ada masukan untuk melakukan pilot project. Produk tersebut diminta untuk diujicoba di beberapa bank dalam jangka waktu tertentu.

    “Harus ada pilot project katanya, untuk ngetes dulu. Jangan sudah dilakukan secara massal, kalau dibatalkan akan susah, “ ujar dia. Pembahasan lebih lanjut mengenai pembiayaan tanpa agunan ini akan dilanjutkan pada 2012 mendatang.



   
Lowongan Pekerjaan di Cabang Pluit
 
Lowongan Pekerjaan di Cabang Pancoran
 
Lowongan Pekerjaan di Cabang Malang
 
Lowongan Kerja MODP Spesialis IT (MODP IT)
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
 
 

KLARIFIKASI KERJASAMA (ANTI FRAUD) 2013      PROMO SUBSIDI BELANJA 20%      Efektif per 1 Maret 2013 biaya kartu Shar-e Gold Debit adalah Rp 2.500,- per bulan. Info hubungi SalaMuamalat (021) 500016      Project Falah-Proposed Announcement      Bank Muamalat Targets Higher Fee-Based Income      Bank Muamalat Receives IDR328 Billion Funding from SMF      Sarana Multigriya distributes IDR328 billion to Bank Muamalat      Bank Muamalat to diversify credit distribution      Bank Muamalat Readies for Rp 1.5t Islamic Bond Sale      Bank Muamalat Issues Subordinated Sukuk Worth IDR 1.5 Trillion      Muamalatís sukuk set to be launched      Bank Muamalat shareholders to absorb IDR800 billion subordinated bonds      SHARIA BANKING: Q1, Bank Muamalat pockets IDR86.9 billion net profit