Cari

BERANDA > BERITA INDUSTRI SYARIAH


  • Rabu, 20 Juni 2012

    Republika.co.id - Rabu, 20 Juni 2012, 15:28 WIB

    JAKARTA-- Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Muamalat, Andi Buchari, mengharapkan Dewan Komisioner OJK yang baru dapat membantu kemajuan perbankan syariah.

    "Asosiasi Bank Syariah Indonesia sudah memberi masukan kepada OJK untuk ikut serta dalam membuat kebijakan yang memajukan perbankan syariah," tutur Andi, Rabu (20/6).

    Andi percaya yang telah terpilih merupakan orang-orang yang telah memahami industri syariah, terutama perbankan syariah. Misalnya, kata dia, Ketua OJK terpilih, Muliaman Hadad, yang merupakan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

    Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Yuslam Fauzi. Ia berharap Dewan Komisioner OJK dapat melanjutkan cetak biru dalam upaya peningkatan pengembangan perbankan syariah. "Kami percaya beliau memiliki pemahaman dan komitmen terhadap industri syariah," tuturnya.



   
Project Falah-Proposed Announcement
 
Laba Bersih Bank Muamalat Tumbuh 42%
 
Penganugerahan IFN Award
 
Bank Muamalat Jadi Bank Syariah Paling Inovatif di Dunia
 
Bank Muamalat Raih Predikat Terbaik di Dunia
 
SURAT UTANG: Permintaan sukuk Bank Muamalat berlebih
 
 
 

Efektif per 1 Maret 2013 biaya kartu Shar-e Gold Debit adalah Rp 2.500,- per bulan. Info hubungi SalaMuamalat (021) 500016      Project Falah-Proposed Announcement      Bank Muamalat Targets Higher Fee-Based Income      Bank Muamalat Receives IDR328 Billion Funding from SMF      Sarana Multigriya distributes IDR328 billion to Bank Muamalat      Bank Muamalat to diversify credit distribution      Bank Muamalat Readies for Rp 1.5t Islamic Bond Sale      Bank Muamalat Issues Subordinated Sukuk Worth IDR 1.5 Trillion      Muamalat’s sukuk set to be launched      Bank Muamalat shareholders to absorb IDR800 billion subordinated bonds      SHARIA BANKING: Q1, Bank Muamalat pockets IDR86.9 billion net profit