Cari

BERANDA > BERITA & KARIR > MEDIA EXPOSE


  • Rabu, 9 Mei 2012

    Inilah.com - Rabu, 9 Mei 2012 | 08:38 WIB

    Bandung - Kalangan industri keuangan berbasis syariah diharapkan dapat ikut mengembangkan produk hedging untuk mengurangi risiko pembiayaan jangka panjang.

    Hal itu menjadi salah satu harapan salah satu pembicara dalam acara 2nd Bank Indonesia Seminar International on Islamic Finance Direktur PT Bank Muamalat Adrian Gunadi.

    "Industri keuangan syariah diharapkan turut serta dalam mengembangkan produk hedging mengingat keuangan syariah juga masuk dalam pembiayaan jangka panjang untuk memitigasi resiko," tutur Adrian, Selasa (8/5/2012) di Bandung.

    Sebelumnya pihak Bank Indonesia (BI) menggelar seminar internasional syariah bekerjasama dengan Islamic Development Bank (IDB) pada 7-8 Mei 2012 di Bandung, Jawa Barat.

    "Topik yang dibicarakan menyangkut beberapa hal mulai dari update keuangan syariah, tantangan yang dihadapi industri syariah, berbagai solusi dan masukan untuk industri syariah," tutur Halim Alamsyah, Deputi Gubernur Bank Indonesia.

    Diharapkan, lanjut Halim, seminar ini dapat memberikan informasi terbaru keuangan syariah, tantangan industri syariah dan solusi untuk industri syariah.



   
Project Falah-Proposed Announcement
 
Laba Bersih Bank Muamalat Tumbuh 42%
 
Penganugerahan IFN Award
 
Bank Muamalat Jadi Bank Syariah Paling Inovatif di Dunia
 
Bank Muamalat Raih Predikat Terbaik di Dunia
 
SURAT UTANG: Permintaan sukuk Bank Muamalat berlebih
 
 
 

Efektif per 1 Maret 2013 biaya kartu Shar-e Gold Debit adalah Rp 2.500,- per bulan. Info hubungi SalaMuamalat (021) 500016      Project Falah-Proposed Announcement      Bank Muamalat Targets Higher Fee-Based Income      Bank Muamalat Receives IDR328 Billion Funding from SMF      Sarana Multigriya distributes IDR328 billion to Bank Muamalat      Bank Muamalat to diversify credit distribution      Bank Muamalat Readies for Rp 1.5t Islamic Bond Sale      Bank Muamalat Issues Subordinated Sukuk Worth IDR 1.5 Trillion      Muamalat’s sukuk set to be launched      Bank Muamalat shareholders to absorb IDR800 billion subordinated bonds      SHARIA BANKING: Q1, Bank Muamalat pockets IDR86.9 billion net profit