Cari

BERANDA > BERITA & KARIR > MEDIA EXPOSE


  • Senin, 10 September 2012

    Kontan.co.id - 10 September 2012

    JAKARTA. Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad menilai, prospek perbankan syariah untuk menggelar penawaran umum saham perdana (IPO) cukup baik. "Peluang dan kesempatan bagi perbankan syariah itu cukup besar untuk masuk (ke pasar modal)," katanya saat ditemui di Jakarta, Senin (11/9).

    Dia juga berpendapat, sebaiknya momentum baik untuk melepas saham perdana ini ke publik tidak disia-siakan perbankan syariah. "Kalau kami (OJK) kan sebenarnya ingin pendalaman pasar modal semakin baik. Dengan semakin banyak yang IPO, semakin bagus. Dan diharapkan permintaan penundaan ini tidak menjadi sia-sia dan jangan sampai kesempatan ini tidak optimal," jelasnya.

    Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah pun melihat, ada beberapa perbankan syariah yang sudah siap mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sayang, dia masih enggan menyebutkan siapa saja perbankan tersebut.

    Sementara, dalam catatan KONTAN, terdapat dua bank syariah yang sudah menyatakan kesediaannya untuk melenggang ke pasar modal. Mereka adalah Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Bank Muamalat.

    Bank Muamalat menargetkan go public pada semester 1 2013 mendatang. Sementara BSM yang juga merupakan anak usaha Bank Mandiri Tbk berniat melepas sahamnya ke publik pada 2014 mendatang.

    Meski begitu, Muliaman juga menilai, langkah Bank Indonesia (BI) yang masih cenderung meminta penundaan terhadap rencana go public perbankan syariah pun baik. Alasannya, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam internal perusahaan agar ke depannya tidak mengecewakan.



   
Project Falah-Proposed Announcement
 
Laba Bersih Bank Muamalat Tumbuh 42%
 
Penganugerahan IFN Award
 
Bank Muamalat Jadi Bank Syariah Paling Inovatif di Dunia
 
Bank Muamalat Raih Predikat Terbaik di Dunia
 
SURAT UTANG: Permintaan sukuk Bank Muamalat berlebih
 
 
 

Efektif per 1 Maret 2013 biaya kartu Shar-e Gold Debit adalah Rp 2.500,- per bulan. Info hubungi SalaMuamalat (021) 500016      Project Falah-Proposed Announcement      Bank Muamalat Targets Higher Fee-Based Income      Bank Muamalat Receives IDR328 Billion Funding from SMF      Sarana Multigriya distributes IDR328 billion to Bank Muamalat      Bank Muamalat to diversify credit distribution      Bank Muamalat Readies for Rp 1.5t Islamic Bond Sale      Bank Muamalat Issues Subordinated Sukuk Worth IDR 1.5 Trillion      Muamalat’s sukuk set to be launched      Bank Muamalat shareholders to absorb IDR800 billion subordinated bonds      SHARIA BANKING: Q1, Bank Muamalat pockets IDR86.9 billion net profit