Cari

BERANDA > BERITA & KARIR > > SIARAN PERS


  • Senin, 10 Juni 2013


    Bank Muamalat siap memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (IDX) di awal semester II 2013. Menjadi bank syariah pertama yang melantai di bursa, Bank Muamalat menandai masuknya perbankan syariah dalam jajaran perusahaan terbuka yang terdaftar di bursa.

    Agar Bank Muamalat memiliki likuiditas perdagangan yang baik di Bursa Efek Indonesia setelah dicatatkan. Bank Muamalat berencana untuk melakukan Secondary Public Offering melalui Penawaran Umum Pemegang Saham dengan melepas 407.090.795 lembar saham lama seri B dengan nominal Rp 100.

    Bersamaan dengan pelaksanaan Secondary Public Offering, Bank Muamalat saat ini juga sedang dalam proses untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas V kepada pemegang saham Sejumlah 3.249.136.013 Saham Seri B baru dengan nilai nominal Rp100,00 setiap saham. Setiap pemegang 91 (sembilan puluh satu) saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3 Juli 2013 pukul 16.00 WIB mempunyai 40 (empat puluh) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) saham baru dengan kisaran Harga Pelaksanaan Rp550 (lima ratus lima puluh Rupiah) sampai dengan Rp975 (sembilan ratus tujuh puluh lima Rupiah) setiap saham.

    “Masuknya Bank Muamalat ke bursa saham menandai bahwa perbankan syariah kini telah memasuki era Good Corporate Governance (GCG) yang lebih baik, karena kinerja kami akan semakin terbuka dan diawasi publik”, ungkap Presiden Direktur Bank Muamalat Arviyan Arifin.

    PT Bahana Securities dan PT CIMB Securities Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam Secondary Public Offering ini. Masa penawaran awal dimulai pada 5 Juni dan berakhir pada 17 Juni 2013. Perkiraan tanggal efektif adalah 25 Juni 2013, sementara perkiraan masa penawaran adalah tanggal 27 Juni, 28 Juni dan 1 Juli 2013.

    Perkiraan tanggal penentuan daftar pemegang saham yang berhak didahulukan dalam penjatahan adalah 26 Juni, Sementara perkiraan tanggal penjatahan adalah 3 Juli 2013. Perseroan menjadwalkan tanggal distribusi saham secara elektronik oleh KSEI, tanggal pengembalian uang pemesanan, dan tanggal pencatatan di BEI ketiganya pada 5 Juli 2013. “Tanggal perdagangan di Bursa Efek Indonesia diperkirakan akan berlangsung pada 5 Juli 2013”, jelas Arviyan.

    Dengan dimulainya perdagangan saham kepada publik ini, Bank Muamalat akan memperkuat struktur permodalannya dalam menyelenggarakan akselerasi bisnis. Setelah melantai di bursa, Bank Muamalat diproyeksikan akan naik status dari Buku II (bank bermodal inti Rp 1 triliun – Rp 5 triliun) menjadi Buku III (bank bermodal inti Rp 5 triliun – Rp 30 triliun).

    Dari sisi keuangan, emiten ini mencatat kinerja yang terbilang sangat menggembirakan. Dalam 4 tahun terakhir sejak digulirkannya program transformasi, Aset Bank Muamalat berlipat signifikan (2009 ke 2012) dari Rp 16.0 triliun menjadi Rp 44.9 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga berlipat pula dari Rp 13.3 triliun menjadi Rp 34.6 triliun. Adapun Pembiayaan tumbuh signifikan dari Rp 11.4 triliun menjadi Rp 32.8 triliun. Perseroan juga mencatat pertumbuhan Laba sebelum Pajak (EBT) juga tumbuh agresif, dari Rp 65 miliar (2009) menjadi Rp 561 miliar (2012). “Bank Muamalat optimis dapat merealisasikan proyeksi pertumbuhan yang semakin akseleratif di tahun-tahun mendatang, oleh karena itu modal menjadi sangat esensial dalam mendukungnya”, imbuh Arviyan.

    Bank Muamalat juga merealisasikan akselerasi ekspansi jaringan seperti jumlah kantor yang berlipat dari 286 unit (2009) menjadi 442 unit ditambah 30 unit mobile branch (2012). Sementara infrstruktur ritel seperti mesin ATM Muamalat juga dilipatgandakan jumlahnya dari hanya 22 unit (2009) menjadi 1001 unit (2012). Ekspansi dijalankan ketingkat regional melalui pembukaan cabang Kuala Lumpur sejak tahun 2009, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya kantor berstatus cabang penuh (full branch) yang dioperasikan oleh bank asal Indonesia.

    Sejalan dengan ekspansi Bank Muamalat di luar negri, apresiasi internasional juga terus berdatangan. Di antara yang paling signifikan adalah sebagai The Most Innovative Islamic Bank in The World 2012 yang diberikan oleh media penerbit publikasi bagi professional perbankan syariah global, Islamic Finance News serta sebagai The Global Winner of Rebrand 100® 2013 atau 100 perusahaan di dunia yang dianggap paling sukses menjalankan Rebranding versi Rebrand.com. Di dalam negeri, Bank Muamalat juga menuai berbagai apresiasi, diantara yang terbaru adalah predikat sebagai Bank Syariah dengan Pelayanan Terbaik yang diberikan oleh Marketing Research Indonesia (MRI). “Kami tidak akan menyia-nyiakan apresiasi ini dengan terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik di tahun-tahun ke depan”, tandas Arviyan.






    (hnf/hnf)



   
Lowongan Pekerjaan di Cabang Malang
 
Lowongan Kerja MODP Spesialis IT (MODP IT)
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
 
 

KLARIFIKASI KERJASAMA (ANTI FRAUD) 2013      PROMO SUBSIDI BELANJA 20%      Efektif per 1 Maret 2013 biaya kartu Shar-e Gold Debit adalah Rp 2.500,- per bulan. Info hubungi SalaMuamalat (021) 500016      Project Falah-Proposed Announcement      Bank Muamalat Targets Higher Fee-Based Income      Bank Muamalat Receives IDR328 Billion Funding from SMF      Sarana Multigriya distributes IDR328 billion to Bank Muamalat      Bank Muamalat to diversify credit distribution      Bank Muamalat Readies for Rp 1.5t Islamic Bond Sale      Bank Muamalat Issues Subordinated Sukuk Worth IDR 1.5 Trillion      Muamalat’s sukuk set to be launched      Bank Muamalat shareholders to absorb IDR800 billion subordinated bonds      SHARIA BANKING: Q1, Bank Muamalat pockets IDR86.9 billion net profit