Bank Muamalat genap berusia 20 tahun. Usia ini sekaligus menandai 2 dekade perjalanan perbankan syariah di Indonesia.
Dalam syukuran yang diselenggarakan di kantor pusat Bank Muamalat Jakarta (1/5), bank syariah pertama di Indonesia ini mempublikasikan rencana menjalankan berbagai transformasi dalam memperbaiki layanan kepada masyarakat.”Dua puluh tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Bank Muamalat untuk memperbaiki diri, usia yang bertambah meningkatkan motivasi kami untuk memberikan layanan yang semakin kompetitif, aksesibel dan terdepan di antara industri perbankan nasional” ungkap Direktur Utama Bank Muamalat Arviyan Arifin dalam sambutannya.
Memantapkan proses transformasi yang dijalankan, Bank Muamalat meluncurkan logo barunya. Peluncuran logo baru ditujukan untuk membangun merevitalisasi dan meremajakan citranya yang sedang bertaransformasi menjadi bank yang modern ditengah masyarakat yang tumbuh cepat dan dinamis.
Logo baru Bank Muamalat merepresentasikan upaya pionir perbankan syariah ini untuk menyatukan spirit emosional dan komersial sehingga keduanya menyatu harmonis dalam mendukung strategi bisnis Bank Muamalat dan menciptakan pengalaman baru berbank syariah.
Tepat hari ini 20 tahun yang lalu pada tanggal 1 Mei 1992, Bank Muamalat secara resmi beroperasi di Indonesia sebagai bank pertama yang menjalankan sistem syariah. Sebagai pionir, hal ini tentu tidak mudah. Namun, sejak 1998 Bank Syariah lain mulai bermunculan dan hingga kini Bank Muamalat punya banyak saudara yaitu sekitar 11 Bank Umum Syariah (BUS) dan 24 Unit Usaha Syariah (UUS). Kantor layanan perbankan syariahpun sudah sangat banyak, jumlahnya lebih dari 1800 unit saat ini.
Bank Muamalat bangga dapat mengawali kehadiran perbankan syariah di Indonesia hingga kinipun sumberdaya manusia perbankan syariah banyak diisi orang-orang yang berasal dari Bank Muamalat. Tentunya ini menjadi suatu kontribusi tersendiri bagi Industri perbankan syariah khususnya dan perekonomian Indonesia umumnya.
Bank Muamalat telah melewati pasang surut selama eksistensinya di industri perbankan Indonesia. Pada krisis 1998, masyarakat menyaksikan sebagian bank-bank nasional dilikuidasi dan sebagian lainnya berusaha bertahan dengan menerima bail out pemerintah atau yang kita kenal sebagai BLBI. Hampir seluruh bank waktu itu menerimanya, bahkan bank-bank raksasa sekalipun. Tidak dipungkiri, Bank Muamalat juga terpengaruh krisis 1998, namun kami mampu bertahan tanpa menerima dana BLBI dan bahkan terus tumbuh dan aset kami berlipat-lipat hingga saat ini. Hal ini menjadi bukti bahwa secara natural, karakteristik perbankan syariah memang lebih kokoh dari terjangan krisis dan ketidakstabilan ekonomi makro.
Dua puluh tahun beroperasi kini Bank Muamalat telah menjadi salah satu bank terkemuka di Indonesia. Pionir perbankan syariah di Indoensia ini kini mencatat Aset Rp 32.5 triliun dengan pangsa pasar sebesar 22.33% terhadap perbankan syariah nasional. Sementara Pembiayaan yang disalurkan berjumlah Rp 22.47 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 26.66 triliun.
Bank Muamalat terus mempertahankan tradisi pertumbuhan akseleratif industri perbankan syariah. Tahun lalu, Bank Muamalat mencatat pertumbuhan Aset 51.8%. Pertumbuhan ini jauh malampaui rata-rata pertumbuhan aset perbankan nasional tahun 2011 (21.4%) dan melebihi rata-rata pertumbuhan aset perbankan syariah (49.2%). Sementara Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) masing-masing tumbuh 41.2% dan 53.3%. Pertumbuhan yang akseleratif sejalan dengan pencapaian laba korporasi dimana laba sebelum pajak (Profit Before Tax) tercatat Rp 372 miliar atau meningkat 60.8% (yoy) dari posisi Rp 231 miliar pada tahun 2010. Sementara laba bersih tercatat meningkat 60.1% dari Rp 170.9 miliar (2010) menjadi Rp 273.6 miliar (2011).
Setelah dua dekade berdiri, Bank Muamalat kini telah menebar sekitar 400 kantor di seluruh Indonesia dan masih menjadi satu-satunya bank asal Indonesia yang telah mengoperasikan kantor cabang penuh (full branch) di Malaysia. Kami bersyukur dan sangat senang telah melayani masyarakat Indonesia selama 20 tahun, semoga Bank Muamalat mampu merespon perkembangan yang dinamis dan terus menjadi pilihan terbaik masyarakat Indonesia” tutupnya.