analytics
data recovery
Bank Muamalat Syariah ::

Cari

BERANDA > BERITA & KARIR > KAJIAN SYARIAH > EKONOMI SYARIAH


  • Sabtu, 11 Juli 2009
    Text Box:     DOKUMENTASI PRIBADI  Hermawan Kartajaya  /

    TANGERANG, KOMPAS.com- Pakar pemasaran dan bapak marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya, menilai Calon Wakil Presiden Boediono dipastikan akan mampu memajukan ekonomi syariah di Indonesia dan dunia International.

    "Dia (Boediono) orang yang banyak pengalaman. Paham dengan ekonomi fiskal dan kompeten dalam bidang ekonomi modern," katanya di sela-sela pemberian gelar kehormatan kepada mantan President Director, Bank Muamalat, Ahmad Riawan Amin, di Banten, Sabtu (11/7).

    Dalam acara pemberian gelar kehormatan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten itu, ia mengaku Boediono dijamin segera bergerak cepat memajukan ekonomi syariah yang sedang berkembang di Indonesia dan memberikan arahan yang lebih baik dalam lima tahun ke depan.

    "Aspirasi ekonomi syariah akan bervariasi jika Boediono sebagai wakil presiden. Sosial marketing dan kultur kepemimpinan selama menjadi Gubernur Bank Indonesia akan memberikan fasilitas yang lebih menguntungkan bagi ekonomi kita," kata Chairman & President Markplus Inc., itu.  

    Menurut dia, Boediono tidak hanya tipikal yang rendah hati, melainkan juga memiliki segudang cara untuk melakukan hubungan dengan baik dengan para investor asing guna memajukan ekonomi di Indonesia. "Ekonomi global tidak begitu berpengaruh di Indonesia, tapi pelaku ekonomi berharap Boediono memiliki kultur goverment yang menitikberatkan kebijakan ekonomi syariah guna menahan gempuran pasar bebas," katanya.

    Sementara Ahmad Riawan Amin selaku penerima gelar Doktor Honoris Causa (DR. HC.) dari UIN Jakarta di bidang perbankan syariah itu menegaskan bahwa sekitar 70 persen perbankan Indonesia dikuasai asing, sehingga terjadi penggelembungan akibat sistem bunga-bunganya.

    "Jika pasar bebas tidak bisa bertanggung jawab, maka di masyarakat akan terjadi kesenjangan. Kini, waktunya ekonomi syariah diwajibkan dikelola secara Islam dan jangan dikuasai oleh asing," katanya.


    ONO
    Sumber : Ant



   
Alif Mulai Merambah Pembiayaan Sektor Ritel
 
Muamalat Perluas Edukasi Perbankan Syariah bersama Politeknik Negeri Jakarta
 
BMI Menggandeng PNJ Perluas Edukasi Syariah
 
Sertifikasi Dorong Standarisasi Kualitas DPS
 
Menyantuni Anak Yatim hingga Gandeng Perguruan Tinggi
 
Lowongan Pekerjaan - Department Head of Service Quality