Republika
BANDUNG - Dalam rangka mengisi Ramadhan 1430 H, Bank Muamalat melalui Baitulmaal Muamalat di seluruh Indonesia, menggelar Program Berbagi Cahaya Ramadhan 1430 H. Program yang didukung oleh Muamalat Institute, Dana Pensiunan Muamalat, PT Al Ijarah Indonesia serta First Investment Indonesia ini mengundang sebanyak 23.325 anak yatim dan pengusaha mikro.
"Tema ini diangkat untuk mengingatkan kembali ummat Islam, khususnya nasabah dan keluarga besar Bank Muamalat akan pentingnya makna kepedulian," kata Eka Budi Rahardja, Operation Manager PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Cianjur, Selasa (8/9). Dia menambahkan, program ini pun berkerja sama dengan DKM masjid setempat.
Menurut Eka, kata kunci program ini adalah sahur, berbuka dan lebaran (SBL). Melalui program ini, kata dia, Baitulmall Muamalat menyediakan paket bantuan makanan untuk sahur dan berbuka, serta bantuan dana (dalam bentuk tabungan) yang dapat digunakan mengisi kegembiraan pada hari raya Idul Fitri 1430 H.
"Mengapa anak yatim? Ini adalah tanggung jawab bersama atas pemenuhan kebutuhan jasmani, perndidikan serta bekal keagamaan mereka," katanya menjelaskan. Sejatinya, imbuh dia, keberadaan tetangga lingkungan dapat menggantikan peran orang tua yang hilang. Rasa kepedulian ini, kata Eka menjelaskan, akan menggantikan penyakit individualisme yang sangat mencolok di tengah masyarakat saat ini.
Selain program tersebut di atas, program lain yang sedang dilaksanakan mengasuh 3.025 anak yatim korban konflik dan tsunami di Nangroe Aceh Darussalam. Mengelola sekolah internasional berbasis asrama Islamic Solidarity School (ISS), program pengembangan dan penguatan usaha mikro melalui program KUM3 yang dibasiskan di lingkungan masjid dan telah berkerja sama dengan 179 masjid di 28 kota seluruh Indonesia serta program Kafala Plus yakni program yang ditujukan untuk menyiapkan generasi mendatang ygn intelek, mandiri dan memiliki kesadaran Islam yang kuat dan benar.
|
|||||||||||||||