Jawa Barat, khususnya kawasan Bandung dan sekitarnya telah menjadi salah satu tujuan wisata yang dipilih warga Ibukota. Jarak yang dekat telah mengundang warga Ibukota dan bahkan wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung.
Hal ini menjadi latar belakang Bank Muamalat Indonesia untuk meluncurkan Kantor Cabang (KC) barunya di Dago, Bandung 9/4 yang akan beroperasi 7 hari dalam seminggu.
Peresmian ditandai dengan pemukulan perkusi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Direktur Utama Bank Muamalat Arviyan Arifin. “Layanan perbankan menjadi semakin vital bagi warga yang berkunjung ke Bandung, terutama di akhir pekan. Semoga peluncuran weekend banking Bank Muamalat Cabang Dago dapat meningkatkan aksesibilitas nasabah terhadap layanan kami”, jelas Arviyan.
Pionir perbankan syariah di Indonesia ini akan mengoperasikan kantor tersebut tidak hanya pada hari-hari kerja, namun juga pada hari Sabtu dan Minggu. Pada hari kerja (Senin-Jumat), kantor tersebut akan dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Sementara di hari Sabtu kantor ini dioperasikan pukul 09.00 hingga pukul 14.00. Kantor ini melayani nasabah pula di hari Minggu dengan jam operasional dari pukul 07.00 – 12.00 WIB.
Bandung dipilih sebagai lokasi ketiga Weekend Banking Bank Muamalat setelah Palembang, Sumatera Selatan dan Pondok Indah, DKI Jakarta. Dago dipilih dengan mempertimbangkan potensi wisatawan yang ramai di akhir pekan.“Kami akan mencermati respon pasar terhadap layanan ini di beberapa lokasi, rencananya layanan weekend banking akan dikembangkan melalui kantor-kantor lain Bank Muamalat di propinsi lainnya”, tambahnya.
Cabang Dago melengkapi 13 kantor Bank Muamalat yang telah dioperasikan di wilayah kota Bandung, dan sekitar 33 kantor Bank Muamalat di propinsi Jawa Barat. Selain di Bandung, di wilayah ini Bank Muamalat juga mengoperasikan kantor di Sukabumi, Tasikmalaya, Cianjur, Cirebon serta ke beberapa kota lain seperti Garut, Purwakarta, Majalengka hingga Indramayu. Per akhir 2011, wilayah Jawa Barat berkontribusi Rp 1.99 triliun atau sekitar 6.12% dari total aset Bank Muamalat secara nasional senilai Rp 32.5 triliun.
Jawa Barat memiliki karakteristik ritel, dengan porsi pembiayaan mikro, kecil, menengah dan konsumer sekitar 74% dari total portfolio pembiayaan (Rp 1,1 triliun) di akhir 2011. Pembiayaan didominasi proyek berakad bagi hasil (Mudharabah dan Musyarakah) dengan nilai Rp 463.7 miliar atau sekitar 41.7% dari total pembiayaan di kawasan ini.
Tahun 2012, Bank Muamalat berencana menambah 12 kantor di provinsi Jawa Barat. Untuk mendukung layanan ritel, kini Bank Muamalat menebar sekitar 20 mesin ATM Muamalat khusus di kota Bandung, tahun ini jumlah ATM direncanakan bertambah 27 unit sehingga total jumlah mesin ATM Muamalat di kota Bandung menjadi 47 unit.
Sebelumnya, Bank Muamalat juga telah memulai operasi kantor weekend & night banking di Pondok Indah Mall, Jakarta. Kantor tersebut dioperasikan pada hari Senin-Jum’at mulai pukul 08.00 hingga pukul 20.00. Sementara di hari Sabtu dan Minggu kantor tersebut dibuka pukul 10.00 hingga pukul 16.00.”Weekend & night banking adalah upaya Bank Muamalat untuk menambah fitur layanan perbankan syariah sehingga lebih kompetitif dan potensial meningkatkan pangsa pasar” tutup Arviyan. (hnf/hnf)