Cari

BERANDA > BERITA & KARIR > > SIARAN PERS


  • Selasa, 9 Maret 2010
     

    Sejarah kota Sampit tak menghalangi niat perbankan syariah untuk melakukan ekspansi bisnis. Walaupun konflik horizontal pernah melanda kota ini, Bank Muamalat melaunching kantor layanannya pada senin 08/03. Kantor Layanan ini, dilaunching oleh Direktur Bank Muamalat, Adrian A. Gunadi disaksikan oleh Bupati Kotawaringin Timur Wahyudi Kaspul Anwar.

    Ekspansi Layanan : Direktur Bank Muamalat Adrian A. Gunadi (kanan) menerima ucapan selamat dari Bupati Kotawaringin Timur Wahyudi Kaspul Anwar usai acara launching Kantor Layanan di Sampit. Pioneer perbankan syariah ini menghimpun dana ritel dengan mengandalkan fitur tarik tunai gratis hampir di ATM semua Bank di Indonesia.
     

    Sampai saat ini, Bank Muamalat masih menjadi pemain tunggal industri perbankan syariah di propinsi Kalimantan Tengah. Akhir 2009, pioneer perbankan syariah ini telah menghimpun dana masyarakat

    sejumlah Rp 78 Miliar. Cabang termuda di wilayah Kalimantan ini fokus pada sektor ritel dengan porsi Dana Pihak Ketiga (DPK) tabungan sebesar Rp. 62 Miliar (79%).  


    BMI membidik pasar ritel melalui produk-produk saving accountnya. Selain Shar-E yang penjualannya telah melampaui 2.000.000 rekening, BMI juga memiliki produk saving account lainnya antara lain Tabungan Haji Arafah, Tabungan Ummat. Dua Pekan lalu, 24/02 bertempat di Ballroom Four Seasons Hotel, Jl. Rasuna Said Jakarta, Markplus Insight memberikan IBLA award untuk kategori Best Islamic Saving Account. Award disampaikan oleh Motivator Hermawan Kertajaya kepada Direktur BMI Luluk Mahfudah. Sebagai alat ukur, Markplus Insigt memilih 6 variabel yang merepresentasikan loyalitas nasabah, yaitu Transaction (Customer Satisfaction), Relationship (Customer Retention), Partnership (Migration Barrier) dan Ownership (Customer Enthusiasm). Untuk survey ini Markplus Insight melibatkan lebih dari 2.900 responden di 6 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan dan Makassar.


    Sampit merupakan pusat administrasi kabupaten Kotawaringin Timur, propinsi Kalimantan Tengah. Kota ini pernah dilanda kerusuhan rasial pada 1999-2001 antara etnis lokal Dayak dan etnis pendatang Madura yang menyebabkan eksodus besar-besaran etnis Madura dari wilayah tersebut. Genap satu dekade pasca konflik horizontal, kota Sampit telah berbenah. Kondisi sosial telah kondusif, bahkan masyarakat etnis Madura telah kembali bermukim dan berusaha, kondisi ini mendorong perbankan syariah untuk mulai berekspansi ke wilayah tersebut.


    Bahkan, kantor Bank Indonesia di wilayah ini pertama kali dibuka di Sampit dan bukan di Palangkaraya. Beberapa tahun kedepan, terdapat wacana bahwa Kantor Bank Indonesia akan kembali beroperasi di kota ini.


    Tantangan industri perbankan syariah di Kalimantan Tengah cukup besar mengingat komposisi penduduk non muslim di propinsi ini cukup tinggi (sekitar 35%). Namun, hal tersebut bukan menjadi halangan bagi Bank Muamalat. "Kami memiliki banyak nasabah non muslim, selama perform dan bisnisnya comply dengan syariah, why not?", ujar Kepala Cabang Bank Muamalat Palangkaraya, Risman Ch. Syafri.


    "Banyak Nasabah kami yang non-muslim, dalam pembiayaan kami tidak memberlakukan bunga dan penalty, itulah yang diinginkan masyarakat, termasuk non-muslim", ungkap Direktur Bank Muamalat, Adrian Gunadi yang hadir dalam launching tersebut. "Kehadiran perbankan syariah in line dengan spirit ekonomi islam, tidak hanya bagi muslim, namun untuk kemaslahatan umat manusia secara keseluruhan", tambahnya.


    Saat ini BMI melayani hampir 3.000.000 nasabah dan telah mengembangkan sayap hingga ke luar negri, cabang pertamanya di luar negri telah dibuka di Kuala Lumpur, Malaysia dan bekerjasama dengan Malaysia Electronic Payment System (MEPS) sehingga nasabah dapat melakukan transaksi tarik tunai di 2000 ATM di Malaysia.


    Di Indonesia, aliansi memudahkan nasabah bertransaksi setor tunai gratis di lebih dari 3800 Kantor Pos online dan berbelanja di 100.000 merchant BCA/PRIMA serta transaksi tarik tunai gratis di ATM BCA/PRIMA dan ATM Bersama seluruh Indonesia. Hal ini menjadikan Bank Muamalat sebagai salah satu bank dengan jaringan ATM terluas di Indonesia.


    Rabu 03/03 lalu, bank pertama murni syariah ini kembali mendapat predikat sebagai Bank Syariah Terbaik di Indonesia oleh Islamic Finance News (IFN) Kuala Lumpur, yang menerbitkan e-newsletter bagi 12.500 profesional perbankan syariah global. Sebelumnya, BMI juga mendapatkan predikat serupa yaitu sebagai Best Islamic Financial Institution in Indonesia dari Global Finance yang berbasis di New York serta sebagai Best Islamic Finance House in Indonesia dari Alpha South East Asia yang berbasis di Hong Kong.


    Sepanjang perjalanannya, bank dengan slogan pertama murni syariah ini semakin akrab dengan penghargaan. Tak bosan-bosan, tidak kurang dari 70 penghargaan bertaraf nasional dan internasional  telah diterima BMI dalam 5 tahun terakhir (hnf/hnf).



   
Lowongan Pekerjaan di Cabang Pluit
 
Lowongan Pekerjaan di Cabang Pancoran
 
Lowongan Pekerjaan di Cabang Malang
 
Lowongan Kerja MODP Spesialis IT (MODP IT)
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
BANK MUAMALAT - Micro Jawa Tengah
 
 
 

KLARIFIKASI KERJASAMA (ANTI FRAUD) 2013      PROMO SUBSIDI BELANJA 20%      Efektif per 1 Maret 2013 biaya kartu Shar-e Gold Debit adalah Rp 2.500,- per bulan. Info hubungi SalaMuamalat (021) 500016      Project Falah-Proposed Announcement      Bank Muamalat Targets Higher Fee-Based Income      Bank Muamalat Receives IDR328 Billion Funding from SMF      Sarana Multigriya distributes IDR328 billion to Bank Muamalat      Bank Muamalat to diversify credit distribution      Bank Muamalat Readies for Rp 1.5t Islamic Bond Sale      Bank Muamalat Issues Subordinated Sukuk Worth IDR 1.5 Trillion      Muamalatís sukuk set to be launched      Bank Muamalat shareholders to absorb IDR800 billion subordinated bonds      SHARIA BANKING: Q1, Bank Muamalat pockets IDR86.9 billion net profit