Cari

BERANDA > PRODUK & LAYANAN > PEMBIAYAAN > MODAL KERJA > PEMBIAYAAN MODAL KERJA

   
 

Pembiayaan Modal Kerja

Pembiayaan Modal Kerja adalah produk pembiayaan yang akan membantu kebutuhan modal kerja usaha Anda sehingga kelancaran operasional dan rencana pengembangan usaha Anda akan terjamin.


Peruntukkan :

Perorangan (WNI) pemilik usaha dan badan usaha yang memiliki legalitas di Indonesia


Fitur :

  1. Berdasarkan prinsip syariah dengan pilihan akad musyarakah, mudharabah, atau murabahah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan modal kerja
  2. Dapat digunakan untuk meningkatkan atau memenuhi tambahan omset penjualan dan membiayai kebutuhan bahan baku atau biaya-biaya overhead
  3. Jangka waktu pembiayaan disesuaikan dengan spesifikasi modal kerja
  4. Plafond mulai Rp 100 juta
  5. Untuk Nasabah perorangan akan dilindungi oleh asuransi jiwa sehingga pembiayaan akan dilunasi oleh perusahaan asuransi apabila Anda meninggal dunia
  6. Pelunasan sebelum jatuh tempo tidak dikenakan denda
  7. Dapat menggunakan skema revolving maupun non-revolving (bergantung karakteristik Nasabah)
  8. Dapat memanfaatkan pembiayaan rekening koran syariah sehingga lebih memudahkan Anda dalam mencairkan pembiayaan

Persyaratan Administratif untuk Pengajuan :

Individu

  1. Formulir permohonan pembiayaan untuk individu
  2. Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Surat Nikah (bila sudah menikah)
  4. Fotocopy NPWP
  5. Asli slip gaji & surat keterangan kerja (untuk pegawai/karyawan)
  6. Laporan keuangan/ laporan usaha 2 tahun terakhir
  7. Fotocopy mutasi rekening buku tabungan/statement giro 6 bulan terakhir
  8. Fotocopy rekening telepon dan listrik 3 bulan terakhir
  9. Bukti legalitas jaminan (SHM/SHGB/BPKB/bilyet deposito/dll)
  10. Bukti-bukti purchase order atau Surat Perintah Kerja (SPK) jika ada

Institusi/Perusahaan

  1. Surat permohonan pembiayaan dari manajemen/pengurus
  2. NPWP institusi yang masih berlaku
  3. Legalitas pendirian dan perubahannya (jika ada) dan pengesahannya
  4. Izin-izin usaha : SIUP, TDP, SKD, SITU, dan lainnya (jika dibutuhkan) yang masih berlaku
  5. Data-data pengurus perusahaan
  6. Laporan keuangan 2 tahun terakhir
  7. Fotocopy mutasi rekening buku tabungan/statement giro 6 bulan terakhir
  8. Bukti legalitas jaminan (SHM/SHGB/BPKB/ bilyet deposito/dll)
  9. Bukti-bukti purchase order atau Surat Perintah Kerja (SPK) jika ada



   
Muamalat Berbagi Rezeki Periode IV ( Oktober - Desember 2011)
 
Shar-E Gold Debit, Lebih Dari Sekedar Diskon
 
Bank Syariah Tunggu Kepastian BI
 
Soal Indeks Syariah, Bank Syariah Tunggu Kepastian BI
 
Minat Umrah di Jabar Cukup Tinggi
 
Lowongan Pekerjaan - Cabang Surabaya
 
 
 

Muamalat to boost corporate loan to IDR12.25 trillion in 2012       Bank Muamalat boosts gross profit by 93,15%       Cross Countries Collaboration to Challenge Facebook      Bank Muamalat Awarded Best Islamic Finance Bank      Russian Bankers and Economist Undertake in Depth Study Visit to Bank Muamalat      Bank Muamalat Awarded Best Islamic Bank Teller      Bank Muamalat to Issue Global Sukuk      BMI Earnings Grew 200% in 2010      Bank Muamalat Indonesia has Granted Financial Assistance to PT ALIF      Bank Muamalat Indonesia Collaborating with Bank Muamalat Malaysia & Maybank to Render Remittance Service